Sayap Tanggap Bencana FIK UI: Upaya Bangun Kesiapsiagaan Bencana Anak Sekolah
Sayap Tanggap Bencana FIK UI: Upaya Bangun Kesiapsiagaan Bencana Anak Sekolah

Sayap Tanggap Bencana FIK UI: Upaya Bangun Kesiapsiagaan Bencana Anak Sekolah

(Bogor) Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI)  hadir dalam program pengabdian kepada masyarakat (Pengmas). FIK UI bekerja sama dengan kelurahan Pamoyanan Bogor dan Puskesmas Mulyaharja, membangun program membangun kesiapsiagaan bencana untuk anak sekolah, (25/4) di Bogor.

Program ini dilaksanakan bulan April - Juni 2019 di empat sekolah sekolah dasar kelurahan Pamoyanan, Bogor. Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada 25 Mei 2019 sebagai pelatihan gabungan perwakilan siswa sekolah dasar untuk dinobatkan sebagai Duta Saya Siap Tanggap Bencana (Duta Sayap Tanggap Bencana).

Anak sekolah dasar merupakan kelompok rentan ketika terjadinya bencana, sehingga diharapkan dengan membentuk “Duta Sayap Tanggap Bencana” lingkungan sekolah menjadi lebih tanggap terhadap bencana. Rangkaian pengmas diawali dengan kegiatan pembentukan Unit Kesehatan Jiwa Sekolah (UKJS) yang melibatkan tim ahli di bidang keperawatan jiwa, beserta mahasiswa program spesialis keperawatan jiwa 2018.  

Beserta mahasiswa program spesialis keperawatan jiwa 2018. Kegiatan UKJS seperti tumbang psikologis; memberikan edukasi bencana; mengidentifikasi risiko bencana yang yang ada di lingkungan dilanjutkan dengan seleksi Duta Tanggap Sayap; pendampingan duta sayap oleh guru sekolah; dan dilanjutkan oleh pendampingan serta penilaian dari tim pengmas FIK UI. Keberlanjutan dari kegiatan ini akan dilakukan oleh Puskesmas Mulyaharja dan dapat mendukung program kerja BNPB “kenali bencana kurangi risikonya”.

Project pengmas DUTA SAYAP ini, dirancang oleh Ns. Ice Yulia Wardani’ M.kep., Sp.Kep.J dan tim departemen jiwa FIK UI menyampaikan “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan siswa dan guru disekolah dalam tanggap bencana, dengan mampu menilai risiko bencana yang ada dilingkungan sekolah, sehingga mampu mengurangi dampak yang terjadi, duta sayap yang dibentuk juga akan dilatih untuk mampu memberikan pertolongan pertolongan pertama secara psikologis dan fisik. Serta melibatkan peran serta puskesmas dan kelurahan demi keberlanjutan program ini”

Dukungan diberikan oleh Puskesmas Mulyaharja, Hami Hanifa, SKM selaku pemegang program promosi kesehatan dan program UKS sekolah, menyampaikan “kedepannya bisa meningkatkan kemampuan dalam kesiapsiagaan bencana pada anak sekolah, dan dimonitoring dan dikembangkan oleh puskesmas”.

Dukungan yang sama juga dikemukakan oleh Lurah Pamoyanan Dodjo Widyarahardjo, SE. “Sangat senang dengan hadirnya FIK UI ditengah masyarakat Pamoyanan, dengan adanya program tanggap bencana ini diharapkan dapat menambah pengetahuan anak sekolah dasar dalam menghadapi risiko yang muncul dari bencana,” katanya.[]