“Persebaya” FIK UI: Siapkan Remaja Pamoyanan Mencegah Dampak Bencana

“Persebaya” FIK UI: Siapkan Remaja Pamoyanan Mencegah Dampak Bencana

(Bogor) Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) kembali hadir dalam program pengabdian kepada masyarakat (Pengmas) yang bekerjasama dengan kelurahan PAMOYANAN Bogor dan Puskesmas MULYAHARJA untuk mencegah dampak bencana pada remaja melalui pembentukan kelompok Pemberdayaan teman sebaya (PERSEBAYA) di Sekolah. Program ini dilaksanakan sepanjang bulan April–Juli 2019 di tiga sekolah yang ada di kelurahan Pamoyanan yaitu SMP Bhakti Taruna, MTS Darussalam, dan SMPIT Nurul Fata.

Indonesia merupakan salah satu Negara kepulauan yang memiliki potensi bencana yang sangat tinggi dan bervariasi. Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Indonesia sudah mengalami bencana sebanyak 3003 kejadian dari tahun 2018-2019 dan kejadian yang paling banyak terjadi adalah kejadian angin putting beliung.

Kelurahan Pamoyanan merupakan salah satu kelurahan di Kota Bogor Jawa barat yang rentan mengalami kejadian angin putting beliung yang tentunya akan memberikan banyak dampak bagi yang mengalami dan salah satunya adalah remaja. salah satu trauma yang dapat dialami adalah trauma emosional. Trauma emosional jika tidak diselesaikan dengan tuntas dapat mengakibatkan terjadinya masalah yang lebih parah seperti DEPRESI bahkan IDE BUNUH DIRI.

Remaja merupakan salah satu kelompok yang dianggap rentan melakukan IDE BUNUH DIRI. Di Indonesia angka bunuh diri pada remaja dianggap cukup memprihatinkan karena menurut WHO dari 23,4 juta remaja terdapat 5% remaja memiliki ide bunuh diri, 6% remaja sudah merencanakan bunuh diri, dan 4 % remaja sudah mencoba melakukan bunuh diri.

Angka bunuh diri pada remaja yang tinggi merupakan salah satu hal yang perlu diperhatian dari seluruh pihak sehingga diharapkan dengan membentuk kelompok PERSEBAYA di sekolah menjadi salah satu pencegahan remaja dalam menghadapi dampak dari bencana khususnya ide bunuh diri.

Rangkaian pengmas ini diawali dengan pembentukan unit kesehatan jiwa sekolah (UKSJ) yang melibatkan tim ahli keperawatan jiwa, dianataranya Prof. Dr. Budi Anna Keliiat, S.Kp., M.App.Sc, Ice Yulia Wardani,S.Kp.,M.Kep.,Sp.Kep.J, Ns. Giur Hargianan, M.Kep.,Sp.Kep.J, beserta mahasiswa program spesialis keperawatan jiwa 2018. Intervensi yang diberikan dalam UKJS dengan memberikan stimulasi Stimulasi perkembangan psikososial, Pembentukan “peer leadership”, pendampingan pelaksanaan “Peer Leadership” oleh guru sekolah dan dilanjutkan oleh pendampingan dan penilaian tim pengmas FIK UI.

Diakhir dari pengabdian masyarakat ini diharapkan remaja yang sudah menjadi anggota PERSEBAYA akan memperkenalkan PERSEBAYA pada teman-temannya dan diharapkan juga dapat menjadi remaja yang dapat menggerakkan dan mengarahkkan untuk pembentukan PERSEBAYA lainnya di kalangan remaja dan diberbagai sekolah sehingga dapat menurunkan angka bunuh diri pada remaja.

Kegiatan ini didukung oleh berbagai pihak terutama Puskesmas Mulyaharja yang menyatakan SIAP untuk melanjutkan program PERSEBAYA.  Hal yang sama juga diungkapkan oleh Bapak Lurah Pamoyanan Dodjo Widyarahardjo, SE yang menyatakan dukungannya terhadap program pembentukan PERSEBAYA pada remaja khususnya di sekolah yang ada di Pamoyanan dan sangat berharap program ini dapat tetap berjalan secara konsisten sehingga dapat menekan angka kejadian bunuh diri di kalangan remaja.[]