Meski Medan Berat dan Diguncang Gempa Susulan, Tim Medis BSMI Tetap Bertahan di Pasaman

Meski Medan Berat dan Diguncang Gempa Susulan, Tim Medis BSMI Tetap Bertahan di Pasaman

PASAMAN -- BSMI Sumatera Barat juga mengirim satu tim medis ke wilayah Kabupaten Pasaman selain dua tim medis yang bergerak di Pasaman Barat.

Tim Medis yang bergerak ke Kabupaten Pasaman dipimpin oleh dr Henny Mulyani. Henny melaporkan, kondisi medan di Pasaman cukup berat. Ditambah lagi gempa susulan yang masih terjadi dan cukup besar terjadi pada Kamis (3/3) kemarin sebesar 4,8 SR.

"Kami pertama ke wilayah Durian Parau, jalan utama jembatan putus jadi harus memutar lewat perkebunan yang jalannya berbatu dan lebih baik menggunakan motor. Tim harus ditemani personel dari Puskesmas karena banyak persimpangan yang kurang jelas," cerita dr Henny Mulyani.

Setelah di Durian Parau, terjadi gempa susulan yang cukup besar. Akhirnya tim memutuskan bergeser ke wilayah Siparayo.

"Tim bergeser karena hujan dan gempa susulan sehingga dikhawatirkan terjadi longsor pada jalur perjalanan," sebut dr Henny.

Akhirnya tim menuju wilayah Siparayo yang kondisi kerusakannya cukup dahsyat. Banyak rumah rusak berat di pinggir-pinggir jalan. Jalanan juga sempit sehingga cukup macet karena sedang ramai. 

Dr Henny juga melaporkan, bantuan logistik ke lokasi yang sebelumnya terputus sudah mulai bergerak kembali setelah PUPR mengerahkan alat berat untuk membuka jalur alternatif pada jalan yang terputus serta memangkas tebing untuk membuka akses jalan.

"Tim memutuskan untuk bertahan dan menginap disini nanti tim dari Pasaman Barat akan menuju ke sini dan bergabung sebab medan disini cukup berat dan butuh perhatian khusus," sebut dr Henny Mulyani.