Mendesak, BSMI Gelar Layanan Psikososial Bagi Penyintas Anak di Pasaman

Mendesak, BSMI Gelar Layanan Psikososial Bagi Penyintas Anak di Pasaman

PASAMAN -- Tim Respons Bencana Gempa Pasaman dan Pasaman Barat dari BSMI Sumatera Barat bergerak menuju Pasaman untuk penyaluran bantuan tahap awal.

Koordinator Relawan BSMI Sumatera Barat dr Fitria Heny mengungkapkan tim langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pasaman dan Direktur Fasilitas Penanganan Korban dan Pengungsi BNPB yang saat itu berada di lokasi. 

Hasil diskusi dengan BNPB dan BPBD Pasaman, Tim BSMI Kemudian diarahkan ke Posko Kampung Aur, Jorong Siparayo, Nagari Malampah.

Heny menyebut saat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan tim kesehatan di Puskesmas setempat diperoleh kebutuhan yang belum terpenuhi adalah layanan psikososial atau trauma healing bagi anak-anak.

"Sebab itu Relawan BSMI langsung melakukan tindakan trauma healing yang diikuti 40-an anak dari 300-an pengungsi di Posko Kampung Aur, Siparayo, Nagari Malampah. Tim BSMI juga bergabung dengan Dinas Kesehatan menjadi tim trauma healing," terang Heny.

Heny menyebut dalam trauma healing tersebut, anak-anak diajak menyanyi dan pelajaran menyelamatkan diri jika terjadi gempa dengan cara pembelajaran yang menyenangkan. 

"Suasana menjadi hidup dan anak-anak dapat tertawa lepas dan melupakan sejenak musibah yang mereka alami. Tim juga membagikan minuman susu untuk anak-anak sembari mendidik anak-anak untuk tertib dan antri," papar Heny.

Heny menyebut, Relawan BSMI yang tergabung dengan Dinas Kesehatan sebagai tim trauma healing rencananya akan menggelar kegiatan trauma healing pada Kamis mendatang dipimpin Dinkes setempat. 

"Hari Kamis kita akan adakan lagi trauma healing hasil koordinasi BNPB, Dinkes dan NGO di bidang kesehatan. BSMI terlibat koordinasi dan ke depan akan ikut dengan semua tenaga kesehatan untuk proses trauma healing," terang Heny.