Laporan BSMI Sumbar: Psikososial Minim, Pengungsi Mandiri Kurang Bantuan

Laporan BSMI Sumbar: Psikososial Minim, Pengungsi Mandiri Kurang Bantuan

PASAMAN -- Penanganan korban gempa 6,2 SR Pasaman Barat (Pasbar) masih belum sepenuhnya memadai. Bahkan, pengungsi mandiri masih kurang mendapat pasokan logistik, belum lagi minimnya tim melakukan layanan psikososial.

Hal ini berdasarkan hasil asesmen lapangan tim relawan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Sumbar di sejumlah tenda pengungsian di lokasi gempa. Tim juga menemukan banyaknya bantuan tidak terdata, akibat relawan langsung menyerahkan bantuan ke tenda-tenda pengungsian.

“Data hasil asesmen menunjukkan bahwa penanganan pengungsi di lokasi-lokasi pusat pengungsian sudah berjalan dengan baik dan jumlah pasokan logistik umum juga sudah memadai. Cuma saja, tim menemukan masih ada kekurangan seperti kurangnya kompor gas untuk meningkatkan kapasitas dapur umum di Posko Tigo Nagari, kurangnya pasokan kebutuhan balita, pakaian luar dan pakaian dalam pengungsi,” kata Koordinator Tim Aksi Lapangan BMSI Sumbar Fitria Heny, kemarin (1/3).

Heny menambahkan, juga ditemukan relawan yang membawa bantuan dan menyerahkan langsung ke pengungsi. Sehingga tidak terdata, serta belum adanya tim yang melakukan trauma healing. Khusus pengungsian mandiri, kurang mendapat pasokan logistik.

Atas kondisi ini, BMSI Sumbar berencana mendirikan dapur umum di sejumlah titik. Nantinya makanan beserta kebutuhan lainnya ini diantarkan kepada pengungsi, termasuk pengungsi mandiri. Diharapkan bantuan ini bisa meringankan beban hidup korban gempa.

“Ke depan, kita fokus kepada kegiatan trauma healing khususnya bagi anak-anak. Juga, trauma healing penambahan wawasan mengenai gempa kepada pengungsi dewasa. Di samping itu, juga menyediakan makanqn melalui dapur umum untuk pengungsi terutama pengungsi mandiri,” terang Heny.

Tim BSMi Sumbar juga menyediakan logistik untuk pengungsi balita berupa makanan, pakaian, kelambu antinyamuk. Lalu, penyediaan logistik umum berupa pakaian layak pakai. Dalam kesempatan ini, tim BMSI Sumbar juga menyerahkan sejumlah bantuan logistik di beberapa posko pengungsian.

“Tim BSMI juga sudah berkoordinasi dengan relawan BSMI yang berada di Bancahtalang, Jorong Batanglinkin, Nagari Airgadang, Simpang Empat, Pasbar, persisnya di depan Masjid Taqwa Muhammadiyah. Relawan ini bersedia rumahnya dijadikan sebagai posko dapur umum BSMI Sumbar. Lokasi ini aman dari gempa sehingga dapat bekerja dengan relatif tenang,” terang Heny didampingi Yosritzal.