Ketua MPA BSMI Beri Arahan dalam Diskusi Kemanusiaan BSMI Riau

Ketua MPA BSMI Beri Arahan dalam Diskusi Kemanusiaan BSMI Riau

Pekanbaru -- BSMI Provinsi Riau menggelar diskusi "Arahan dan Bimbingan tentang Tatalaksana Penanganan Bencana". Acara ini digelar secara hybrid luring dan daring via zoom meeting, Senin (25/7/2022).

Agenda luring digelar di Sekretariat BSMI Provinsi Riau dan diikuti oleh seluruh pengurus dan relawan BSMI yang ada di Provinsi Riau. Hadir dalam diskusi tersebut secara langsung, Ketua Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) BSMI Dr.dr. Basuki Supartono, Sp.OT dan Bendahara Umum DPN BSMI dr. Prita Kusumaningsih, Sp.OG.

Ketua BSMI Riau yaitu dr. Dewi Wijaya, Sp.P menyampaikan apresiasi kepada Relawan Provinsi Riau setelah beberapa waktu lalu terbentuk kepengurusan dan mulai melaksanakan beberapa agenda termasuk di tingkat kota/kabupaten se-Riau. 

Dewi juga mengaku bersyukur, agenda BSMI Provinsi Riau langsung dihadiri oleh Ketua MPA BSMI Dr. dr. Basuki Supartono dan Bendahara Umum DPN BSMI dr. Prita Kusumaningsih, Sp.OG secara langsung ke Pekanbaru. 

"Bersyukur teman-teman BSMI Riau langsung dihadiri oleh dr Basuki dan dr Prita dari pusat untuk memberikan arahan dan bimbingan langsung kepada teman-teman relawan BSMI baik di tingkat provinsi maupun di kota/kabupaten," kata Dewi. 

Dr Basuki dalam paparannya menyampaikan tentang relasi antara dunia filantropi baik dengan menerangkan hubungan antara donatur, Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Badan Amil Zakat (BAZ) dengan lembaga sosial. Ketiganya membentuk sebuah relasi yang bisa jadi role model pengelolaan dunia kemanusiaan di Indonesia. 

"Perjalanan dunia filantropi dan aksi sosial di Indonesia terdiri dari 3 aspek yaitu masyarakat penerima manfaat, Donatur BAZ dan LAZ Kemanusiaan serta Lembaga Sosial. BSMI termasuk dalam peran lembaga sosial selaku operator yang menjalani peran kerelawanan kepada berbagai masyarakat dengan mendapat pemasukan melalui berbagai donatur," tutur dr Basuki. 

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan materi yang disampaikan dr. Prita mengenai pengelolaan keuangan cabang/anggota BSMI. 
"Adapun kewajiban kita sebagai anggota BSMI antara lain mengikrarkan janji, berpegang teguh kepada AD dan ART, keputusan Musyawarah Nasional (Munas), keputusan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) dan Peraturan Perhimpunan, menjalankan tugas-tugas yang diamanahkan perhimpunan dan membayar iuran," tutur dr. Prita. 

Kemudian, agenda ini ditutup dengan kata-kata motivasi dari dr. Prita yaitu, "Hidupkan Organisasi dan Jangan Mencari Hidup dari Organisasi," ujar dr. Prita.