Dua Imigran Rohingya Dilarikan ke RSU Cut Meutia Aceh Utara

Dua Imigran Rohingya Dilarikan ke RSU Cut Meutia Aceh Utara

ACEH -- Dua imigran etnis Rohingya yang ditampung di Balai Latihan Kerja (BLK) Meunasah Mee, Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, kembali dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM).

Kedua Rohingya itu bernama Fatima (17) yang mengalami keluhan demam dan nyeri di perut, sementara Begumzyah (20) mengeluh sakit demam dan sesak nafas.

Ketua Tim Satgas Penanganan Pengungsi Rohingya, Ridwan Djalil, kepada Serambinews.com, Selasa (29/9/2020) membenarkan dua imigran Rohingya itu sudah berada di rumah sakit RSUCM.

Dijelaskannya, awalnya mereka sempat di awat di Intalasi Gawat Darurat (IGD) yang dibangun di BLK.Namun kondisi keduanya semakin ngedrop sehingga dilarikan ke RSUCM.

“Mereka baru tadi malam dirawat ke RSUCM, dan sudah ditangani oleh petugas medis,” kata Ridwan.

Sambungnya, migran Rohingya yang datang pada gelombang kedua, sebelumnya berteduh di bawah tenda darurat, sejak sepekan yang lalu sudah disatukan dengan migran Rohingya yang datang pada gelombang pertama.“Kedua Rohinya yang dirawat itu keluhan sakitnya demam, nyeri diperut, hingga ada yang sesak nafas,” ucapnya.

Dikatakan, pihaknya juga sudah menyediakan ruang IGD di BLK, dengan jumlah kasur sembilan unit.Bila ada imigran Rohingya yang mengalami sakit ringan maka akan dirawat terlebih dulu di IGD BLK.

“Ketika nanti memang harus dirujuk, maka akan dirujuk ke RSUCM terdekat,” pungkasnya.

Sementara secara terpisah, Humas RSUCM Jalaluddin SKM MKes, kepada Serambinews.com, Selasa (29/9/2020), menjelaskan kedua Rohinta kini telah di rawat di RSUCM karena keluhan sakit demam dan keluhan sesak nafas.

“Semalam mereka masuk ke RSUCM untuk mendapatkan perawat lebih lanjut, namun untuk kepastian sakitnya masih dalam proses pengecekan, karena kedua merupakan pasien umum,” demikian Jalaluddin

Sumber: Serambinews