Diklatpim BSMI Siapkan Pendampingan Jangka Panjang Korban Banjir Bengkulu

Diklatpim BSMI Siapkan Pendampingan Jangka Panjang Korban Banjir Bengkulu

Bengkulu -- Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) menyelenggarakan Pendidikan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) bagi calon relawan dan pengurus BSMI Provinsi Bengkulu. Diklatpim digelar ditengah-tengah aksi kemanusiaan BSMI terhadap korban banjir Bengkulu yang hingga kini masih butuh perhatian. 

"Ada sebanyak 51 peserta dari kalangan dokter umum dan spesialis, perawat, mahasiswa kedokteran dan relawan umum mengikuti Diklatpim. Kita harapkan dengan adanya relawan dan pengurus BSMI Bengkulu, ke depan siap melakukan pendampingan jangka panjang korban banjir Bengkulu," papar Sekretaris Jenderal BSMI Muhammad Rudi dalam keterangannya, Senin (13/5).

Rudi menyebut, salah satu tujuan Diklatpim adalah memberikan pemahaman dan aktualisasi dari visi dan misi perhimpunan BSMI. "Misi kemanusiaan adalah misi yang tak lekang oleh zaman. Semangat itu yang harus dibawa segenap calon relawan BSMI," ujar Rudi.

Rudi menyebutkan, BSMI bersama YBM PLN masih terus melakukan pendampingan lewat pemeriksaan kesehatan bagi korban banjir besar di Bengkulu. Salah satu daerah yang terpapar adalah Desa Taba Penyengat yang merupakan salah satu desa pelosok yang terdampak banjir paling parah di Bengkulu.

"Di desa Taba Penyengat 11 rumah hanyut, 10 rusak berat dan kebun serta sawah ikut rusak. Desa ini berada di tengah perkebunan sawit dengan akses jalan berlumpur yang sangat sulit," papar Rudi.

Rudi menyebut, BSMI bersama YBM PLN memberikan bantuan berupa pemeriksaan kesehatan buat para pengungsi dan warga juga seribu paket hygiene kit. 

"Semoga masyarakat Bengkulu yang masih terdampak bencana hingga sekarang bisa terbantu dan relawan BSMI yang akan dilantik bisa mendampingi mereka dalam jangka waktu panjang," papar Rudi.