BSMI Maros Data Kerusakan Angin Ribut Terjang Perumahan Penduduk

BSMI Maros Data Kerusakan Angin Ribut Terjang Perumahan Penduduk

MAROS -- Bencana angin puting beliung menerjang Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros sore tadi tanggal 16 Juni 2022 pukul 16:34. Relawan BSMI Maros yang berada tidak jauh dari titik lokasi membenarkan kejadian ini dan menginformasikan beberapa titik terjadinya angin puting beliung.

"Awal mulanya saya dapat kabar dari teman, lalu saya menatap langit dan melihat ada segumpalan awan hitam. Juga ada angin yang berputar, jadi saya telusuri" papar Yusran diawal wawancara.

"Ada beberapa lingkungan terdampak di Kelurahan Baju Bodoa, Kec. Maros Baru, Kab. Maros. Yaitu lingkungan Betang dan Lingkungan Mangallekana. Ini dua lingkungan terdampak yang parah. Pusat angin yang berputar. Menurut sumber teman yang ada di Desa Borikamase, mengatakan ada sekitar 10 rumah yang kena" tambahnya.

Yusran juga menambahkan bahwa selain dua lingkungan tersebut, juga terdapat beberapa lingkungan lain yang dilewati angin tersebut.  

Sampai berita ini diterbitkan, telah ditemukan satu korban jiwa atas peristiwa ini. Seorang laki-laki dewasa berusia 60 tahun.

"Innalilah, kami menerima berita secara langsung bahwa ditemukan korban jiwa. Bernama Parani dengan jenis kelamin laki-laki. Usia 60. Alamatnya di Mengaleka Kel. Baji Pamai, Kec, Maros Baru. Ini korban meninggal karna kaget. Disekitar rumahnya terkena angin sehingga dia evakuasi cucunya, setelah itu langsung pingsan dan meninggal dunia" haru Yusran saat menginformasikan berita duka ini.

Adapun dampak lain yang ditimbulkan ialah banyaknya rumah panggung dan beberapa rumah batu rusak bahkan rata dengan tanah.

"Banyak rumah panggung dan beberapa rumah batu. Rumah yang atapnha seng, terangkat dibawa angin. Di Lingkungan Betang ada 1 unit rumah yang rata, roboh di terjang angin. Dan beberapa rumah, atapnya hilang" pungkas Relawan BSMI Maros yang ditugaskan ini.

"Beberapa pohon tumbang dan ada satu mobil kijang terseret ke pinggir akibat angin tersebut" sambungnya.

Menanggapi peristiwa ini, Tim BSMI Maros terjun langsung melakukan asesmen untuk keperluan data kondisi di lapangan saat ini.

"Untuk respon dari kami sendiri. Untuk saat ini sementara masih dalam proses assessment dan mengumpulkan data-data dari berbagai sambil berkoordinasi dengan BPBD setempat" tutupnya.