BSMI: Korban Banjir Bandang Garut Darurat Penanganan Medis

BSMI: Korban Banjir Bandang Garut Darurat Penanganan Medis

GARUT -- Relawan BSMI Garut langsung turun ke lokasi banjir bandang di Garut. Wakil Ketua Penanggulangan Bencana BSMI Jabar Hilman Bukhori mengatakan tim BSMI melakukan assesment di beberapa lokasi yang terdampak banjir bandang. 

Hilman menyebut sudah ada beberapa posko yang didirikan di beberapa lokasi dari berbagai elemen. Sementara BSMI masih fokus memetakan kebutuhan penting yang segera diberikan ke masyarakat. 

"Kami menuju Desa Haurpanggung salah satu desa yang terdampak dan sudah ada beberapa posko yang berdiri di desa. Dari beberapa lokasi terdampak relawan BSMI melakukan assesment," terang Hilman dalam keterangannya. 

Hilman menyebut hasil assesment awal di dua RW menunjukkan jika banyak lokasi masih minim penanganan medis. Hilman menerangkan, banyak warga yang luka dan sakit yang sangat butuh penanganan medis. 

"Disini masih minim penanggulangan medis di beberapa lokasi masih belum ada penanganan medis. Sudah banyak yang luka dan ada yang sakit," kata Hilman. 

Selain penanganan medis, warga terdampak juga memerlukan bantuan logistik. Ia menyebut, ada masyarakat yang sejak pagi hingga siang dan sore belum mendapatkan logistik dan makanan. 

Hilman menyebutkan kebutuhan penting yang diperlukan adalah pakaian ganti. "Setelah tim medis dan logistik ada dua tempat di Ciwalen membutuhkan pakaian ganti terhitung dalam satu lingkungan ada 4 RT sangat kekurangan untuk pakaian ganti," kata dia.

Pakaian ganti yang dibutuhkan termasuk seragam sekolah dan perlengkapannya seperti buku, sepatu dan tas. Serta pakaian bayi dan anak.