BSMI Beri Dukungan Psikososial untuk Anak-anak Penyintas Banjir Lebak

BSMI Beri Dukungan Psikososial untuk Anak-anak Penyintas Banjir Lebak

Lebak -- bsmi.or.id . Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Lebak, Banten dan sekitarnya pada awal tahun 2020 yang lalu, tentu menyisahkan luka bagi bangsa Indonesia mengawali tahun 2020. Bagaimana tidak, bencana banjir tersebut meluluhlantahkan apapun yang ada di hadapannya hingga rusak bahkan hanyut tak berbekas. Bukan hanya berdampak pada kerugian materil, tetapi juga berdampak pada psikologis para penyintas bencana banjir bandang Lebak, tak terkecuali psikologis anak pasca bencana.

 Dalam kesempatan ini, Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) melalui tim psikososial, melalukan kegiatan berupa dukungan psikososial. Yang dimana kegiatan dukungan psikososial ini bertujuan untuk memberikan dukungan psikologi dan sosial bagi anak penyintas bencana banjir, agar bisa bangkit dan kembali beraktifitas pasca bencana.

 Kegiatan dukungan psikososial yang berlokasi di SDN 01 Tanjungsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Maja, Kab Lebak, Banten ini merupakan kegiatan ke dua kalinya dari tim psikososial BSMI yang sebelumnya mengawali keseruan kegiatan dukungan psikososial ini di salah satu Sekolah Dasar (SD) dan TK (Taman Kanak-Kanak) di Kecamatan Sajira, Lebak Banten. Sedikitnya 6 orang relawan turut serta berparitisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (15/1).

 Pihak sekolah SDN 01 Tanjungsari yang menjadi tempat pelaksanaan psikososial ini pun, sangat mendukung dengan adanya kegiatan ini. Terbukti dengan antusiasnya siswa yang mengikuti sebanyak 105 siswa yang rumahnya terdampak langsung bencana banjir bandang. Dari pantauan tim kami, nampak sekali keceriaan dan hebohnya anak-anak ketika tim psikososial mengajak mereka bermain dan belajar baik di lapangan hingga di dalam kelas.

 Tema dalam kegiatan psikososial kali ini pun cukup unik dan kreatif dari sebelumnya, yaitu dengan mengusung tema 'Menanam Pohon' dengan berbagai kegiatan menarik seperti role play  hujan deras yang akhirnya mengakibatkan longsor dan banjir , lalu membuat pra karya gambar pohon diatas kertas, hingga games seru. Pesan moral yang ingin disampaikan oleh tim psikososial mengusung tema kegiatan ini, karena ingin anak-anak kembali menjaga lingkungan sekitar dengan hal kecil yaitu menanam pohon.

 "Alhamdulilah saya ucapkan terimakasih banyak sekali ya kepada teman-teman dari psikososial ya. Yang sudah bersedia menghibur anak-anak kami lewat kegiatannya kakak-kakak disini. Kami sih berharap ya kak, setelah kegiatan ini sembari belajar mengajar sekolah efektif lagi, anak-anak kami merasakan dampak positif kegiatan hari ini" Ujar Jujun Junaedi (59), Kepala SDN 01 Tanjungsari pada media.