BNPB Ajak BSMI Berkolaborasi Tangani Penanganan Bencana di Indonesia

BNPB Ajak BSMI Berkolaborasi Tangani Penanganan Bencana di Indonesia

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengajak Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) berkolaborasi dalam proses penanggulangan bencana di Indonesia.

Hal ini disampaikan Aminudin Hamzah dari Direktorat Mitigasi Bencana BNPB mewakil Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam Mukernas BSMI, Ahad (20/2/2022).

Amin mengatakan bentuk riil kolaborasi BNPB dengan BSMI bisa dilakukan dengan terlibatnya BSMI dalam posko kedaruratan saat bencana. 

"Kita harapkan BSMI bisa ikut terlibat dalam posko kedaruratan bencana maupun desk relawan sehingga BSMI bisa mendukung tugas keposkoan. Pada sitauasi darurat tentu agak kompleks dan crowded tapi dengan adanya desk relawan BSMI bisa mendapat pembagian tugas yang clear misalnya fokus mendukung pertolongan pertama," papar dia. 

Amin juga menyebut, BSMI bisa bergabung dengan desk relawan dengan berkoordinasi langsung dengan BPBD di provinsi maupun kota/kabupaten. Sebab, papar Amin, BNPB di tingkat nasional tidak memiliki relawan. Relawan langsung berada di BPBD provinsi dan kota/kabupaten.

"Desk relawan nasional link tidak ada adanya informasi Pusdalops seputar bencana. BSMI bisa bergabung dengan desk relawan yang adanya di masing-masing BPBD di tingkat provinsi dan kota/kabupaten. Mereka sudah punya forum pengurangan risiko bencana dan bisa langsung terhubung," terang dia.

Di luar penanganan bencana pun, BNPB siap bekerjasama dengan lembaga kemanusiaan termasuk BSMI untuk semua bidang yang ada di BNPB termasuk mitigasi risiko bencana. 

"Kerjasama formal bisa dilakukan dengan MoU dan detailnya nanti Perjanjian Kerjasama (PKS-red) dengan direktorat yang ada di BNPB. Secara informal kerjasama sudah berjalan saat terjadi bencana dan sebagainya," papar dia.