20 Tahun BSMI, Menguatkan Kolaborasi dan Spirit Tolong Sesama

20 Tahun BSMI, Menguatkan Kolaborasi dan Spirit Tolong Sesama

JAKARTA -- Perhimpunan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) genap berusia 20 tahun pada 8 Juni 2022. BSMI menggelar beberapa agenda dalam rangkaian Milad 20 BSMI. Mulai dari Peluncuran dan Bedah Buku 'Jejak Bulan Sabit di Nusantara', Semarak Milad 20 BSMI di berbagai cabang, Tasyakuran Milad 20 BSMI, Peluncuran Jurnal Ilmiah BSMI, Sidang MPA BSMI dan Kurban di Indonesia dan Palestina.

Ketua MPA BSMI Dr.dr.Basuki Supartono, Sp.OT, FICS, MARS  dalam Tasyakuran Milad 20 BSMI mengetengahkan tentang selamat kolaborasi. Kolaborasi yang indah tersebut telah dapat menjadikan lahirnya  gerakan kemanusiaan berlambang bulan sabit merah di Indonesia dari tiada menjadi ada. 

Hal ini membuktikan kebenaran Surat Al Maidah ayat 2: Tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan janganlah tolong menolong dalam keburukan dna kejahatan. 

"Bulan sabit yang sejak dahulu kala terlihat di langit, di lambang beberapa kesultanan di nusantara, kita lihat di kubah -kubah masjid, di lambang perhimpunan keagamaan di Indonesia sekarang telah hadir menjadi lambang gerakan kemanusiaan di Indonesia," ungkap dr Basuki.

dr Basuki mengatakan, BSMI berkomitmen dalam melahirkan kerja kemanusiaan yang terus menerus, yang peduli tanpa diminta. Menebarkan rahmat buat alam semesta. Aksi sosial kemanusiaan yang memperkuat ketahanan nasional negara kita.

"Perhimpunan BSMI hadir untuk membangun sinergi dengan masyarakat, para donatur, pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Semangat kolaborasi ini telah membuktikan kehandalan kita dalam menghadapi bencana biologi yaitu Covid- 19. Banyak masyarakat yang sakit dan wafat termasuk juga para relawan kita. Seperti dr. Arief Basuki SpAn anggota MPA BSMI dari Jawa Timur. Kita mendoakan agar beliau dan para warga masyarakat yang terdampak Covid -19 mendapatkan kemuliaan di sisi Allah SWT," terang dr Basuki.

dr Basuki menekankan, BSMI hadir sebagai rahmatan bagi alam semesta termasuk untuk diri kita, keluarga kita, kerabat kita dan seluruh masyarakat terutama yang membutuhkan. 

"Semoga semangat kepedulian kita terus membara, menghidupkan perhimpunan BSMI selamanya. Semoga BSMI tetap senantiasa hadir walapun dalam kondisi yang sulit, seperti dalam situasi pandemi saat ini," sebut dia. 

Dr Basuki mengucapkan apresiasi kepada seluruh relawan dan pengurus BSMI atas kerja kemanusiannya yang tidak kenal lelah selama ini. Semoga Allah SWT  memberikan balasan yang setimpal dan memberikan surgaNya kepada kita semua. 

"Seperti yang dijanjikan Allah dalam surat Al Kahfi ayat 30; yang artinya kurang lebih:  Sesungguhnya orang yang beriman dan beramal sholeh, sesungguhnya Allah  tidak akan mensiasiakannya dan memberikan balasan ganjaran atas amalnya tersebut," ujar dia.

Tak lupa, dr Basuki mengucapkan  terima kasih kepara para donatur, pemerintah dan para pihak lainnya yang selama ini telah mendukung dan berpartisipasi dalam kerja kemanusiaan BSMI. 

"Semoga tetap bersama kami dalam menghadirkan program kemanusiaan untuk seluruh masyarakat yang membutuhkan. Semoga Allah menghadirkan balasan yang indah nanti di akhiraat. Aamiin YRA," kata dia.

Anggota Dewan Pertimbangan MUI KH Amidhan Shaberah menambahkan, BSMI selama 20 tahun adalah lembaga independen yang telah memberikan dukungan dan pertolongan tanpa memandang kesukuan, ras, kelas dan aspirasi politik.

"Penggunaan lambang bulan sabit merah sebagai simbol perhimpunan yang menjadi penolong masyarakat di Indonesia sejak mulai berdirinya BSMI 8 Juni 2002 di Masjid Al Azhar," kata dia.

BSMI, papar dia, menjalankan perintah Allah SWT dalam surah Al Maidah ayat 2 untuk saling menolong sesama manusia berdasarkan ketakwaan, keadilan dan kebaikan. 

"BSMI harus menjadi lembaga kemanusiaan yang selalu siap menolong siapa saja yang membutuhkan dengan tidak memandang status, kesukuan, ras, warna kulit, agama dan perbedaan lainnya," kata Kiai Amidhan. 

Ia juga berpesan agar BSMI menjadi lembaga kemanusian independen yang tidak akan terkooptasi dengan lembaga lain. "BSMI bisa lengkap dan sempurna dari sisi regenerasi dan kepengurusan dan tidak ada selain perbaikan demi kemajuan. Selamat Milad 20 BSMI," ujar Kiai Amidhan.