SURIAH
 
ALT NAME

BNI Syariah - Suriah

222.333.1231

Stop Suriah Memerah Darah
Kejahatan kemanusiaan bergulir setiap detik di Suriah, sejauh mana nurani ini terketuk menyimak kabar dari sana? Serpihan luka, runtuhan bangunan, bom, rudal dan artileri berat lainnya adalah pemandangan yang terlihat di Suriah sehari-hari. Upaya diplomasi nihil hasil, proses perdamaian makin jauh dari angan. Sementara, nestapa bagi Suriah terjadi sepanjang hari. Entah di mana letak rasa kemanusiaan mereka yang terlibat dalam pertempuran ego dan ambisi merebut kota Aleppo, Idlib, Raqqah, dan Hama. Tak peduli siapa pun yang terlibat, boleh jadi rezim, militan oposisi, bahkan militer Rusia dan Amerika yang ikut campur terlibat di dalamnya. Tak ada pembenaran sama sekali di balik kejahatan perang yang menimpa masyarakat sipil yang diumbar setiap hari di Suriah.

Desember 2016 lalu, Aleppo mengulang lagi tragedi penuh darah. Serangan udara jatuh menimpa kawasan pemukiman Aleppo. Militer rezim juga melakukan serangan darat dengan menembakkan peluru ke segala arah. Akibat serangan ini, sedikitnya 82 jiwa meregang nyawa. Termasuk diantaranya 11 wanita, dan 13 anak-anak. Beberapa jam pasca serangan, Aleppo bagai kota mati. Sekitar 37.000 orang sudah meninggalkan Aleppo timur ke wilayah barat. Sebanyak 14.700 jiwa berlindung di shelter sementara. Mereka terpaksa meninggalkan rumah di tengah membekunya cuaca akibat musim dingin, guna menyelamatkan nyawa diri dan keluarga dari serangan para durjana.  Menyikapi Suriah, segala bentuk provokasi harus diredam, fokus perhatian kemanusiaan harus ditingkatkan. BSMI terus menyuarakan ajakan kepedulian terhadap manusia-manusia rentan yang terdzalimi di sana.

 

 

Your browser does not support the canvas element.