BSMI

Pelatihan Relawan: Program Donasi

 

BSMI.OR.ID (Jakarta) Pelatihan dasar relawan BSMI Pusat yang diadakan pada Sabtu, 15 September 2012 kemarin bertempat di Markas Besar BSMI Pusat. Materi yang diberikan kepada para peserta pada hari itu terdiri atas tiga sesi.

Sesi pertama diberikan oleh Bendahara Dewan Pengurus Nasional BSMI, yakni dr. Prita Kusumaningsih, SpOG. Beliau memberikan materi tentang Program ZISKES (Zakat, Infaq, dan Shadaqoh untuk Kesehatan) dan Program Pembiayaan Kesehatan Gakin (Keluarga Miskin) yang diadakan oleh BSMI. Kedua program merupakan program unggulan dari BSMI untuk memberikan pelayanan khususnya kesehatan kepada masyarakat golongan menengah ke bawah.

ZISKES menghimpun dana-dana ZIS dari masyarakat dan juga internal BSMI untuk diberikan dalam bentuk pemeliharaan kesehatan para mustahik yang berhak menerima ZIS. Sedangkan Pembiayaan Kesehatan Gakin merupakan program agar para keluarga miskin bisa menerima pembiayaan kesehatan dengan baik.

Untuk sesi kedua diberikan oleh Sekjend Dewan Pengurus Nasional BSMI, yakni Muhammad Rudi tentang Program Beasiswa Indonesia untuk Palestina. Program yang juga merupakan program unggulan BSMI ini adalah sebagai bentuk penyampaian dana-dana bantuan dari rakyat Indonesia untuk peningkatan kualitas bangsa palestina. Berbeda dengan program yang biasa diadakan lembaga kemanusiaan lain untuk palestina yang biasanya hanya berbentuk simbolik dan pemberiaan manfaat untuk jangka pendek, program beasiswa ini lebih mengharap untuk pemberiaan manfaat ke jangka panjang.

Pemberiaan beasiswa ini bekerjasama dan bersinergi juga dengan program dari Pemerintah RI. Pemerintah RI punya target yang nantinya akan ada seribu mahasiswa palestina yang bisa berkuliah di Indonesia. Selain menggandeng hampir semua kementrian dan lembaga yang ada di pemerintah dalam penyuksesan program ini, pemerintah juga menggandeng BSMI sebagai satu-satunya lembaga swasta non-pemerintah. Dalam program ini, BSMI salah satunya diamanahi untuk memberikan biaya hidup untuk mahasiswa kedokteran yang berkuliah di Indonesia dan juga mengurus keberangkatannya dari Palestina.

Sedangkan sesi terakhir diberikan oleh Reni Nur’aeny, SKM tentang Program KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) Indosat sebagai Koordinator untuk wilayah Priyangan Timur. Program KIA Indosat ini merupakan bentuk kerjasama BSMI dengan Indosat dalam peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di dua daerah, yakni jawa barat bagian selatan dan pantura.

Peserta Latsar yang mendapatkan tiga materi tentang pengenalan program kerjasama ini diharapkan nantinya mampu melanjutkan program ini dan mengembangkannya. Selain itu juga, mampu membuat program-program kerjasama lain yang bermanfaat bagi masyarakat dan kemanusiaan. (Elam)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *