BSMI

Upaya BSMI Atasi Pengungsi Dieng

(Dieng – BSMI.OR.ID) Untuk meringankan beban pengungsi Dieng dalam hal kesehatan, Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) memberikan pelayanan kesehatan dengan mendatangkan dokter spesialis ke lokasi bencana gas beracun Kawah Timbang Gunung Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah. sejak 1 Juni lalu. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya meminimalisir dampak resiko semburan gas beracun sejak 1 Juni lalu.

Menurut Ketua BSMI DI Yogyakarta dr. Bambang Edi Susyanto SpA, relawan dokter spesialis yang telah didatangkan ke lokasi merupakan gabungan dari dokter spesialis anak dan dokter spesialis obsgyn. Tidak lepas kedatangan mereka merupakan pemenuhan dari permintaan Bupati Banjarnegara agar mampu mengatasi para pengungsi yang semakin bertambah setiap harinya.

“Tak hanya diminta untuk mendatangkan dokter-dokter spesialis, BSMI juga diberi kepercayaan oleh Dinas Kesehatan setempat untuk mengelola pelayanan kesehatan bagi pengungsi di posko pengungsian terbesar yakni di Balai Desa Batur, Kec Batur, Kab Banjarnegara. Bagi masyarakat ingin membantu pengungsi Dieng,” ungkap Bambang yang turut membantu psikologi anak-anak di pengungsian.

Relawan BSMI yang terdiri atas profesi dokter, perawat, dan kemampuan logistik berasal dari BSMI DIY, BSMI Kab Ciamis, dan Unit Pelayanan Teknis BSMI di Klaten. Tugas keseharian mereka yaitu melakukan mobile klinik dan pendataan ratusan pengungsi di sejumlah desa. Salah satunya adalah mengevakuasi ratusan warga Dusun Serang dan Sambirejo ke Balai Desa Batur. Namun masih ada puluhan jiwa yang memilih tetap tinggal di rumah dengan alasan menjaga harta benda.

“Dari sejumlah mobile klinik yang telah dilakukan di beberapa lokasi pengungsian, ISPA merupakan penyakit yang masih mendominasi para pengungsi. Terdapat pula beberapa anak-anak yang terkena cacar air,” ungkap Bambang.

Selain pelayanan kesehatan, BSMI juga mengupayakan tenaga psikiater anak untuk memulihkan kondisi mental dan psikis anak-anak di pengungsian. Adapun untuk ibu hamil, BSMI telah mengerahkan Mobil Klinik Sehat Keliling untuk memeriksakan kehamilan melalui memberikan pelayanan ultrasonografi (USG).
“Kami juga telah menyalurkan bantuan logistik bagi pengungsi yang sampai saat ini masih dibutuhkan, karena bantuan makanan tidak lancar. Para pengungsi masih mengeluhkan keterlambatan bantuan pangan serta minimnya fasilitas kebersihan,” sambung dr. Bambang.

Adapun bantuan yang masih dibutuhkan para pengungsi di antaranya selimut, jaket untuk Balita, hygien set, minuman suplemen, obat-obatan, pembalut wanita, popok bayi, dan masker. Kebutuhan ini merupakan kebutuhan yang mendesak mengingat kondisi cuaca yang sangat dingin di lokasi pengungsian.

Bagi masyarakat yang ingin membantu pengungsi kawah Timah Dieng melalui BSMI, bisa menyalurkan donasinya dengan mentransfer ke BCA Syariah No. Rek 001.0608.001 a.n Bulan Sabit Merah Indonesia. [BSMI]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *