BSMI

SDIT Al Khairaat Sediakan Kotak P3K Bulan Sabit Merah

Relawan BSMI menyerahkan kotak P3K kepada perwakilan guru SDIT Al Khairaat, Condet, Jakrta Timur.

(Jakarta) – BSMI.OR.ID Kesehatan adalah hal yang utama dalam kehidupan, karena dengan kesehatan yang terjaga, manusia dapat melakukan segala aktifitas. Berbagai upaya dilakukan agar sehat mulai dari menjaga kebersihan sampai pergi ke dokter untuk mendapatkan pelayanan kesehatan ketika sakit. Upaya Menjaga kesehatan juga harus di sertai dengan pengetahuan kesehatan yang luas, karena pengetahuan dapat melahirkan kesadaran untuk peduli dan menjaga kesehatan diri. Tetapi bila sakit yang kita derita hanya luka kecil atau kecelakaan ringan, maka diperlukan pertolongan yang cepat agar tidak semakin parah. Hal ini biasa kita sebut dengan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan, disingkat P3K. Untuk menajaga kesehatan di lingkungan sekolah, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Khairaat bekerjasama dengan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) dalam pengadaan kotak P3K lambang bulan sabit merah. Kotak P3K yang lengkap dengan obat-obatan untuk pertolongan pertama akan di tempatkan di setiap kelas. Sebanyak 20 unit kota P3K disediakan oleh BSMI dan akan ditempatkan disetiap kelas dan ruang guru. Dengan adanya kotak P3K ini, diharapkan akan mengurangi resiko kecelakaan pada murid-murid SDIT. Kotak P3K lambang bulan sabit merah merupakan inovasi dari BSMI yang diperuntukkan bagi instansi negeri dan swasta, baik bidang pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya. Sedangkan obat-obatan yang tersedia di kotak P3K antara lain, obat penurun panas (parasetamol), pereda nyeri, plester luka, obat luka bakar, obat maag, antiseptic, balsem atau krim otot. Beberapa kejadian kecelakaan ringan seperti yang sering kita alami di rumah seperti, pingsan, memar, luka tersayat kena pisau atau benda tajam lain, luka terbakar, terkilir (keseleo), mimisan (pendarahan hidung), gigitan hewan dan sengatan serangga, membutuhkan pertolongan segera agar tidak menjadi penyebab terjadinya penyakit yang lebih parah kondisinya. Akan tetapi tindakan ini dilakukan dengan melihat tingkat keparahan keadaan korban. Apabila kondisi korban tergolong luka berat, maka harus segera di bawa ke petugas medis. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *