BSMI

Puluhan Pemuda Bermasker Di Blitar Galang Dana Korban Kabut Asap

 

(Blitar – BSMI.OR.ID) Puluhan pemuda yang tergabung dalam Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Kota Blitar melakukan aksi solidaritas kabut asap, Selasa (13/10) sore. Aksi turun ke jalan ini dilakukan dalam rangka penggalangan dana bagi korban asap akibat kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera.
Dalam beberapa hari terakhir ini, kabut asap akibat kebakaran hutan semakin menebal yang berakibat sejumlah daerah hanya berjarak pandang 100 meter. Tak hanya itu, kesehatan masyarakat juga banyak terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Massa BSMI memulai aksi dengan orasi, dalam aksi yang dilakukan di perempatan lampu merah Jalan Cemara, Kelurahan Tlumpu, Kota Blitar ini mereka mengajak pengguna jalan untuk menyisihkan sedikit rezeki yang dipunya untuk disumbangkan kepada warga Riau dan sekitarnya yang saat ini menderita akibat bencana kabut asap.

“Saudara-saudara kita yang ada di Kalimantan dan Sumatera sangat membutuhkan masker khusus asap, agar dapat bertahan hidup dan tidak mengalami gangguan kesehatan. Marilah kita sisihkan sedikit yang kita punya untuk pengadaan masker khusus asap bagi mereka,” kata Edi Purwanto, koordinator aksi.

Usai berorasi massa BSMI yang kebanyakan berusia remaja ini menghampiri pengendara jalan dengan kotak sumbangan, tak lupa mereka juga menyebarkan brosur berisi pesan ajakan kepedulian akan musibah kabut asap di Kalimantan dan Sumatera.

Masih menurut Edi, aksi ini akan dilaksanakan selama 3 hari, dengan dua lokasi yaitu di Jalan Cemara untuk wilayah Kota Blitar dan perempatan Kanigoro untuk wilayah Kabupaten Blitar. Dia menambahkan, dana yang terkumpul dari aksi ini akan disalurkan dalam bentuk masker N95 atau masker khusus asap.

“Dana yang terkumpul akan kami salurkan dalam bentuk masker N95. Dana akan kami kumpulkan ke BSMI Jember dan selanjutnya secara bersama-sama akan menerjunkan kader ke wilayah yang terkena musibah kabut asap di wilayah Kalimantan dan Sumatera,” terangnya.

Dia menambahkan, warga masyarakat yang berada di daerah yang terkena musibah kabut asap itu membutuhkan masker N95. Masker ini berbeda dengan masker biasa karena masker N95 itu bisa menangkal lebih partikel-partikel asap yang bisa mengganggu kesehatan. []

 

Sumber Berita: Merdeka.com

Editor: Dian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *