BSMI

Munas BSMI: Pemerintah Berkomitmen Dukung BSMI

(Yogyakarta) Pemerintah berkomitmen mendukung kegiatan dan program-program yang dikerjakan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI). Hal ini karena BSMI merupakan organisasi sosial kemanusiaan yang dikenal sebagai penggerak dan pelaksana di bidang pelayanan kesehatan, tidak hanya saat emergency response seperti bencana, tetapi juga kontributor dalam pembangunan kesehatan secara nasional.

Hal ini disampaikan Deputi III Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Emil Agustiono saat membacakan sambutan Menko Kesra Agung Laksono pada pembukaan Musyawarah Nasional dan Musyawarah Kerja Nasional BSMI di Hotel Saphir Yogyakarta, Jumat (22/7) malam. Munas dan mukernas yang berlangsung 22-24 Juli ini bertema, “Konsolidasi Relawan dan Pengokohan Organisasi Menuju Pelayanan yang Lebih Baik kepada Masyarakat”.

Ia melanjutkan, pemerintah dan BSMI bermitra untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, termasuk menyukseskan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). “Ini menjadi sumbangan yang luar biasa, sekaligus menunjukkan komitmen BSMI untuk melindungi dan menjaga kesehatan masyarakat Indonesia sangat tinggi,” ungkapnya.

Pemerintah mengharapkan BSMI memiliki komitmen yang kuat sebagai community leader di masyarakat, kemudian meningkatkan mutu dan profesionalitas sebagai pelaku bantuan kemanusiaan serta tetap bekerja sama dengan pemerintah, perguruan tinggi, dan organisasi lain secara berkelanjutan. Tujuannya, agar pelayanan yang diberikan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat serta mampu mengubah paradigma menuju kesejahteraan yang lebih baik.

BSMI dapat pula menjadi agent of change, pilar pembangunan, dan mencapai taraf internasional. Dengan demikian, hal itu dapat menjawab tantangan pembangunan kesehatan ke depan yang semakin berat.

Ketua  Umum BSMI Muhammad Jazuli Ambali mengatakan, munas dan mukernas diikuti 200 peserta dari seluruh Indonesia. Pertemuan ini ditujukan menjadi ajang konsolidasi untuk kemandirian. Sebab, selama ini BSMI memang bergerak swadaya dari masyarakat dan relawan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat, baik penanggulangan bencana dalam negeri maupun pengiriman relawan ke luar negeri, seperti Palestina.

Selain itu, juga sebagai momen untuk menguatkan visi dan misi organisasi dalam kegiatan pelayanan kesehatan dan perdamaian. “Peserta diharapkan menumbuhkan pikiran-pikiran yang segar sehingga menumbuhkan semangat dan energi baru. Serta, membuahkan hasil yang benar-benar memberikan perubahan yang signifikan agar pelayanan kita ke depan pada masyarakat sangat berarti,” kata dia.
Dalam pembukaan juga diserahkan penghargaan untuk relawan Merapi dan mitra BSMI yang bekerja sama pada setiap program pelayanan masyarakat. (Republika-Online)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *