BSMI

MILAD BSMI KE-13 “BERBAKTI UNTUK NEGERI”

IMG-20150628-WA0003

 

(Jakarta – BSMI.OR.ID) Lembaga Kemanusiaan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) memperingati hari jadi ke-13 yang bertepatan tanggal 8 Juni 2015. Dengan memiliki 130 cabang dari tingkat provinsi dan kota serta didukung ribuan relawan, BSMI bisa mempertahankan eksistensinya dengan berbuat amal kebaikan menolong sesama baik dalam negeri maupun luar negeri.

Selama 13 tahun berdiri, BSMI telah memberikan berbagai pelayanan kemanusiaan dan sosial untuk Indonesia dan bahkan juga memberikan bantuan ke luar negeri. Semangat para relawan yang tersebar dari Aceh hingga Papua telah mengorbankan sepenuh jiwa membantu siapa saja tanpa memandang perbedaan. Sesuai dengan lambang internasional yang diakui dunia, BSMI menggunakan bulan sabit merah dan memiliki harapan yang cerah kedepannya dalam upaya membangun bangsa Indonesia.

Untuk menyemarakkan 13 tahun “BSMI Berbakti Untuk Negeri”, sejumlah kegiatan pelayanan masyarakat diberbagai kota. Diantaranya digelar dari Aceh, Medan, Padang, Banten, Jakarta, Bandung, Semarang, Bojonegoro, Surabaya, Blitar, Malang, Pamekasan, Bali, Mataran Samarinda, Makassar hingga Papua. Mulai dari cek pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan untuk lansia dan warga Lapas, khitanan massal, senam sehat, seminar kesehatan, pendidikan kesehatan, donor darah hingga kejuaraan kompetisi Futsal.

Ketua Umum BSMI M. Djazuli Ambari, SKM, M.Si, mengatakan peringatan berdirinya BSMI di Indonesia patut disyukuri. “Pengurus dan relawan di tingkat nasional dan daerah mesti bersyukur atas karunia Allah SWT yang masih diberikan karunia dengan kepercayaan yang kuat dari pemerintah dan masyarakat,” ungkap M. Djazuli.

Menurutnya, kehadiran BSMI di Indonesia semakin dirasakan manfaatnya bagi masyarakat terutama saat penanganan bencana di sejumlah daerah di Indonesia dalam setahun terakhir. Diantaranya tanggap darurat longsor Banjarnegara, pencarian korban jatunya pesawat Air Asia di Pangkalan Bun dan bantuan kepada pengugsi gunung Sinabung yang saat ini masih memerlukan uluran tangan.

Sedangkan untuk luar negeri, tambah Djazuli, berbagai bantuan luar negeri juga telah disalurkan saat gempa bumi di Nepal, agresi militer Israel ke Palestina di Gaza dan bantuan kepada ratusan pengungsi Rohingya di Aceh. BSMI juga memiliki program pendidikan relawan, pelayanan kesehatan rutin di Aceh dan Klaten, pemberdayaan masyarakat, program kesehatan KIA, kegiatan Bulan Sabit Merah Remaja (BSMR) di sekolah-sekolah dan program pembangunan kapasitas beasiswa untuk mahasiswa Palestina. []

Editor: Dian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *