BSMI

Jelang Ke Somalia: BSMI Berkoordinasi dengan Kemlu RI

 

(Jakarta) Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) berkoordinasi dengan Kementrian Luar Negeri (Kemlu) RI dalam persiapan tim ke Somalia di Gd. Utama Lt. 5 Kantor Kemlu, Senin (19/9). Koordinasi dipimpin oleh Ketua Umum BSMI Muhamad Djazuli Ambari, SKM, M.Si beserta Sejen Muhamad Rudi dan Humas Pardian Sulaiman, S.Sos Sedangkan dari pihak Kemlu yakni Direktur Afrika Ditjen Asapasaf Andrajati, Deputi Direktur Afrika Albert Purba. Koordinasi BSMI dengan pihak Kemlu membahas sejumlah langkah-langkah yang dipersiapkan untuk mendirikan RS Lapangan di Somalia untuk membantu pengungsi warga Somalia. Pendirian RS Lapangan ini didasarkan masih banyaknya pengungsi yang belum ditangani secara medis.

Menurut Andrajati, Kemlu menyambut baik rencana program yang diusung oleh BSMI untuk membantu pengungsi di Somalia. Hal ini merupakan bentuk kepedulian Indonesia dalam membantu mengatasi masalah kemanusiaan di dunia. “Saya sangat mengapresiasi pihak BSMI yang mau berkoordinasi lebih dahulu dengan Kemlu untuk menyalurkan bantuan dan program pendirian RS lapangan. Apalagi BSMI sudah sangat berepegalaman dalam mengoperasikan RS lapangan di daerah bencana di Indonesia dengan SDM medis dan non medis yang baik. Kami mengharapkan kepada tim BSMI yang akan ke Somalia untuk selalu menjaga kewaspadaan dan keamanan selama di Somalia,” jelas Andrajati kepada tim BSMI.

Sebelum mendirikan dan mengoperasikan RS lapangan, BSMI akan mengirimkan tim advance ke Somalia untuk mengetahui lebih detil lokasi pendirian RS lapangan. Keberangkatan tim advance ini juga akan berkoordinasi dengan KBRI di Nairobi Kenya untuk mendaptkan informasi yang tepat. “

(Jakarta) Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) berkoordinasi dengan Kementrian Luar Negeri (Kemlu) RI dalam persiapan tim ke Somalia di Gd. Utama Lt. 5 Kantor Kemlu, Senin (19/9). Koordinasi dipimpin oleh Ketua Umum BSMI Muhamad Djazuli Ambari, SKM, M.Si beserta Sejen Muhamad Rudi dan Humas Pardian Sulaiman, S.Sos Sedangkan dari pihak Kemlu yakni Direktur Afrika Ditjen Asapasaf Andrajati, Deputi Direktur Afrika Albert Purba. Koordinasi BSMI dengan pihak Kemlu membahas sejumlah langkah-langkah yang dipersiapkan untuk mendirikan RS Lapangan di Somalia untuk membantu pengungsi warga Somalia. Pendirian RS Lapangan ini didasarkan masih banyaknya pengungsi yang belum ditangani secara medis.

Menurut Andrajati, Kemlu menyambut baik rencana program yang diusung oleh BSMI untuk membantu pengungsi di Somalia. Hal ini merupakan bentuk kepedulian Indonesia dalam membantu mengatasi masalah kemanusiaan di dunia. “Saya sangat mengapresiasi pihak BSMI yang mau berkoordinasi lebih dahulu dengan Kemlu untuk menyalurkan bantuan dan program pendirian RS lapangan. Apalagi BSMI sudah sangat berepegalaman dalam mengoperasikan RS lapangan di daerah bencana di Indonesia dengan SDM medis dan non medis yang baik. Kami mengharapkan kepada tim BSMI yang akan ke Somalia untuk selalu menjaga kewaspadaan dan keamanan selama di Somalia,” jelas Andrajati kepada tim BSMI.

Sebelum mendirikan dan mengoperasikan RS lapangan, BSMI akan mengirimkan tim advance ke Somalia untuk mengetahui lebih detil lokasi pendirian RS lapangan. Keberangkatan tim advance ini juga akan berkoordinasi dengan KBRI di Nairobi Kenya untuk mendaptkan informasi yang tepat. “Insya Allah, dengan pengalaman yang pernah dimiliki oleh tim BSMI ke daerah konflik akan membantu kelancaran program bantuan kemanusiaan di Somalia. Untuk koordinasi di luar KBRI, BSMI juga berupaya membangun komunikasi dengan pihak Ikatan Dokter Mesir untuk pengadaan sarana dan prasarana pendirian dan pengoperasian RS Lapangan di Somalia. Jika tidak aral melintang, RS lapangan ini akan dibangun di Mogadishu, ibukota Somalia, ” ungkap M. Djazuli.

Untuk mendukung bantuan kemanusiaan ke Somalia melalui BSMI, dapat menyalurkan donasi ke BNI Syariah #260 260 007 a.n Bulan Sabit Merah Indonesia. (dian)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *