BSMI

Intensitas Debu Masih Tinggi, Relawan Bagikan Masker di Kediri

  (Kediri) Kebutuhan masker bagi warga Kediri dan sekitarnya yang terdampak Erupsi Kelud masih sangat tinggi. Sebagaian besar warga Kediri yang menggunakan transportasi darat tidak memakai pelindung mulut dan wajah. Apalagi pada waktu siang saat yang membuat jarak pandang di jalan raya terganggu bagi pengguna kendaraan bermotor. Jika hal ini dibiarkan terus menerus, mereka akan mengidap berbagai penyakit kulit dan mengganggu pernafasan. Untuk mengantisipasi hal ini, sejumlah relawan dan tenaga kesehatan dikerahkan untuk membantu warga Kediri yang terkena musibah Erupsi Gunung Kelud Tidak terkecuali, relawan Bulan Sabit Merah Indonesia yang turut menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan membagi-bagikan masker (pelindung mulut dan wajah) kepada pengguna jalan raya di Desa Segaran, Kec. Wates, Kab. Kediri, Jawa Tengah, Senin (17/2). Pembagian masker itu dirasakan sangat bermanfaat bagi pengguna jalan raya, apalagi kendaraan roda dua (motor). Seperti yang dikatakan oleh Parjo (35) saat diberikan masker oleh relawan ketika mengendari motor ke tempat dimana dia bekerja. “Saat saya mau berangkat dari rumah, saya memang sengaja tidak memakai masker karena masih pagi. Ternyata saat diperjalanan, jarak pandang terganggu karena banyaknya debu yang beterbangan,” ujar Parjo saat berhenti untuk menggunakan masker pemberian relawan. Alasan yang sama diungkapkan oleh petugas kepolisian jajaran Polsek Wates yang ikut dalam pengamanan bagi rombongan Presiden SBY yang akan meninjau pengungsi di posko Segaran. “Terima kasih, Mas sudah membagikan masker kepada kami yang sedang bertugas. Pembagian masker ini sangat berguna bagi para petugas yang tidak memakai masker,” ujar salah satu petugas kepolisian yang tidak mau disebutkan namanya. Selain pemberian masker, relawan Bulan Sabit Merah Indonesia memeriksa kesehatan puluhan warga Segaran, Kediri. Berbagai keluhan yang diterima oleh relawan medis yang terdiri dari dokter, perawat dan apoteker. Sebagian besar dari pasien mengeluhkan gangguan pernafasan, kulit dan penglihatan akibat terkena butiran debu yang berterbangan di sekitar rumah mereka.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *