BSMI

Improve Skill, Body Sustain and Character Building for Volunteer

TIANG UTAMA. Peserta Latsar BSMI mendirikan tiang utama tenda di dalam tenda pleton yg sedang dibangun. (Foto: Dul)

BSMI.OR.ID ; (Jakarta)- Tawa, senyum, letih, lelah, keringat dan lafadz doa dari lisan turun ke hati menjadi kenangan peserta Latsar BSMI 2012 di Cibubur (2/ 6). Betapa tidak, pagi hari dimulai dengan pelatihan baris berbaris oleh TNI AD hingga terik matahari membuat peluh cukup membasahi seragam. Kedisiplinan, kekompakan dan kebersamaan menjadi indikasi materi-materi yang diberikan.

Rasa kekompakan tim belum lengkap tanpa membutuhkan ketrampilan individu-individu seperti tali menali untuk membuat simpul dan ikatan. Dasar ketrampilan ini digunakan pada kasus-kasus SAR dimana BSMI turun dilapangan.

Untuk memotivasi juga dalam satu suara lagu MARS BSMI diajarkan, dari 80 peserta camp Lastsar BSMI pelatih paduan suara menilai 60 % peserta berbakat dan modal utama menyayikan mars BSMI dengan bangga sekaligus semangat dalam dan luar batin.

Keikhlasan menjadi dasar motivasi seorang Relawan Kemanusiaan. Pun dalam prinsip dasar BSMI termaktub keikhlasan, namun penjabaran dari sisi dimensi keyakinan dipaparkan oleh pemateri dan diberikan kepada peserta landasan jiwa relawan sejati.

Malam harinya untuk lebih dalam penanaman kerendahan manusia dimata Tuhan dalam kerangka kebersamaan, praktek sholat malam dilaksanakan. dilanjutkan dengan siraman ruhani dari pakar agama.

Jadwal yang cukup padat dilanjutkan olahraga pagi senam kesegaran jasmani dilanjutkan Praktek mendirikan tenda dan outbond. Disini peserta memahami manajemen tenda baik fungsi dan mampu mempraktekan bagaimana mendirikan tenda dalam satu garis komando dan koordinasi.

Latsar BSMI 2012 menerapkan kurikulum yang sistematis, terukur, dan memiliki berbagai metode penyampaian materi dengan salah satunya dengan cara outbond dan penguatan karakter. (Dul)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *