BSMI

Dr Basuki Memperkenalkan Mahasiswa Palestina di Unpad

(Jatinangor) Pembina Bulan Sabit Merah Indonesia) BSMI Dr. Basuki Supartono, SpOT, FICS, MARS memperkenalkan dua pelajar Palestina asal Gaza dihadapan mahasiswa kedokteran asal Malaysia di kampus FK Universitas Padjadjaran Jatinango, Sabtu (15/10). Perkenalan itu dilangsungkan di sela-sela talkshow kedokteran yang diselenggarkan Persekutuan Pelajar Malaysia yang kuliah di Indonesia. Selain Dr. Basuki, turut juga Dr. Ikram (mercy malaysia) dan Prof. Abdul  Latief dari Malaysia. Perkenalan terssebut berlangsung meriah, karena mahsiswa Malaysia bisa berkesempatan bertemu dengan pelajar dari Gaza.

Dr. Basuki, dalam sambutannya, sangat berterima kasih kepada masyrakat Indonesia dan Malaysia yang medukung dan merestui program beasiswa pendidikan yang diberikan kepada pelajar Palestina. Menurutnya, pembangunan SDM (capacity building) bagi rakyat Palestina lebih berperan dibandingkan pembangunan fisik semata. Hal ini dilatarbelakangi sulitnya pasokan material bangunan menembus Jalur Gaza akibat blokade dari Israel.

Pada kesempatan talkshow, kedua pelajar Palestina yakni Abudulrahman Mohammad dan Mohammad Shobat berbagi kisah dan pengalamannya hingga tiba di Indoensia. Pada saat melintasi border Rafah, Abdulrahman dipisahkan dengan Shabat oleh pihak Security State karena alasan tertentu. Akhirnya, Adulrahman terpaksa menginap beberap hari di Bandara Kairo, namun Shabat bisa bebas di kota Kairo.

Pengalaman tersebut, bagi pelajar Palestina tidak meruntuhkan semnagat juang untuk menepuh pendidikan kedokteran di negeri yang jauh dari tanah kelahirannya. Tidak lupa, Abdulrahman dan Shabat berterimakasih kepada BSMI yang memberikan beasiswa pendidikan untuk menepuh studi kedokteran kepada dirinya. (dian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *