BSMI

Dokter Mueen Raih Gelar Master Anestesi Predikat Cumlaude

  Alhamdulillah, pada hari kamis 24 Oktober 2014, dokter Mueen Zayed Elshurafa salah satu peserta beasiswa kedokteran asal Gaza Palestina telah menyelesaikan Program Studi Ilmu Kedokteran Klinik MSPPDS-Anestesiologi & Terapi Intensif Fakultas Kedokteran UGM. Dokter Mueen yang meninggalkan Gaza Palestina bersama tim kemanusiaan Bulan Sabit Merah Indonesia pada tahun 2010 lalu merupakan salah satu penerima beasiswa dari Bulan Sabit Merah Indonesia dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Dokter Mueen yang saat ini bersama istri dan keempat anaknya tinggal di Yogyakarta, sangat berterima kasih kepada Indonesia yang telah memberikan kesempatan kepadanya melanjutkan pendidikan pascasarjana di FK UGM. Menurut Duta Besar Palestina HE Mr. Fariz Mehdawi yang turut hadir langsung dari Jakarta, dokter Mueen merupakan mahasiswa keempat asal Negara Palestina yang lulus dari Universitas Gajah Mada. Dubes palestina sangat senang dengan hasil cumlaude yang diraih dokter Mueen dan berharap bisa diikuti mahasiswa asal Palestina yang lainnya di Indonesia. Sementara itu pada saat yang sama, Dekan FK UGM Prof.Dr.dr.Teguh Aryandono, dalam rangkaian acara pelepasan kelulusan juga menyampaikan selamat secara khusus dan berharap agar dokter Mueen tidak berhenti sampai dengan gelar yang diperoleh, dan terus melanjutkan pada program pendidikan dokter spesialis maupun program doktoral. Fakultas Kedokteran UGM juga memberikan kesempatan kepada dokter Mueen memberikan sambutannya dihadapan seluruh mahasiswa pascasarjana FK UGM yang telah diwisuda. Ketua Umum BSMI, Muhamad Djazuli Ambari, SKM, MSi, turut hadir menyaksikan rangkaian acara wisuda dan pelepasan ini. Djazuli berharap dokter Mueen terus melanjutkan pendidikannya di Indonesia agar sumber daya dokter yang berkualitas yang dibutuhkan Palestina dapat dipenuhi. Kami juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah mendukung program beasiswa untuk palestina ini, semoga program ini terus berjalan hingga Palestina memeperoleh kemerdekaannya dan mampu membangun sumberdaya manusianya secara mandiri, ujarnya. (hm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *