BSMI

Darurat Asap, Bandara Di Sekitar Riau Lumpuh

 

(Pekanbaru – BSMI.OR.ID) Akhirnya Riau benar-benar lumpuh. Setelah hampir satu bulan bertahan dari kepungan asap, Bandara Internasional Minangkabau Padang, Sumatera Barat juga menyerah hari ini. Jarak pandang di bawah 1000 m, penerbangan di bandara terganggu. Sementara di Bandara Kualanamu, Deli Serdang masih dapat beroperasi.

Otoritas Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau mengonfirmasi sebanyak 56 dari total 76 penerbangan dibatalkan oleh pihak maskapai. Pembatalan itu disebabkan kabut asap yang kian pekat.

“Penerbangan hari ini total sesuai jadwal berjumlah 76 kali, tapi sudah batal sebanyak 56 penerbangan. Sisa tinggal 20 penerbangan,” kata Airport Duty Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Ongah Hasnan Siregar di Pekanbaru, Senin (26/10), seperti dikutip dari Antara.

Ongah berujar, kondisi tersebut terjadi karena memburuknya kualitas udara hampir dua bulan terakhir akibat diselimuti kabut asap kebakaran lahan dan hutan di Sumatera. Kondisi ini berdampak pada jarak pandang.

Menurut Julian salah satu Relawan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) di Pekanbaru, menyebutkan meski kondisi lumayan baik, aktifitas penerbangan masih belum terlihat dan aktifitas sekolah pun kembali diliburkan. “tidak ada aktifitas penerbangan yang berjalan, hanya beberapa penerbangan internasional yang berani terbang” Ujar Julian.

Sementara itu, Bandara Internasional Minangkabau di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, kembali diselimuti kabut asap, pada Selasa (27/10). Akibatnya jarak pandang di landasan di bawah ambang batas, dan penerbangan pun terganggu.

“Tadi jarak pandang sempat 800 meter. Ini di bawah batas normal,” ujar Manajer Operasional PT Angkasa Pura II Bandara Minangkabau Alzog Pendra seperti dikutip tempo.co.

Karena itu, kata Alzog, ada beberapa penerbangan yang terganggu. Seperti pesawat Lion Air 231 dari Medan, Air Asia 403 dari Kuala Lumpur, dan Garuda Indonesia 160 dari Jakarta. Mereka tidak jadi berangkat karena menunggu jarak pandang di bandara kembali normal.

Sementara itu, berdasarkan rilis laporan actual cuaca bandara BMKG hari ini, Selasa (27/10) kondisi jarak pandang bandara Internasional Kualanamu 1,7 km dengan kondisi berasap. Meskipun begitu, aktifitas penerbagan masih mungkin berjalan.[]

 

Editor: Adi Moch. Priyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *