BSMI

Membangun kapasitas Palestina: Prog. Beasiswa BSMI

 

Jakarta – Program terkait bantuan Palestina menjadi concern Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) dalam upaya misi kemanusiaan yang melintas batas sekat negara dan bangsa di dunia dengan identitas bendera Indonesia dan lambang Bulan Sabit Merah. Tahun 2006 BSMI menuju Libanon membantu memberikan pertolongan medis dan bantuan ambulans kepada pengungsi Palestina yang berada dinegara tersebut pasca krisis Israel dengan Libanon di kawasan perbatasan kedua negara. Selanjutnya misi Kemanusiaan BSMI di tahun 2009 berhasil menembus perbatasan Gaza pada saat gencatan senjata paca perang 2 pekan yang menewaskan 2000 penduduk sipil Gaza. Sama seperti misi kemanusiaan pada Medio Juli-Agustus 2010 berikutnya, BSMI menggelar operasi bedah kepada korban, trauma healing, dan pelayanan kesehatan serta bantuan alat-alat kesehatan dan ambulan yang nilainya lebih dari 5 miliar rupiah.

Pengalaman dan pemantauan BSMI dalam misi kemanusiaan di Gaza, maka fokus bantuan kepada rakyat Palestina yaitu membangun Sumber Daya Manusia (capacity building) bukan membangun yang bersifat fisik. Hal ini dilatar belakangi oleh tenaga medis profesional yang minim di sejumlah fasilitas kesehatan dan ketiadaan tenaga kesehatan yang dihasilkan dari institusi pendidikan kesehatan/medis di Gaza. Disamping itu terdapat pembangunan gedung instalasi bedah di kompleks Shifa Hospital yang di terbengkalai akibat blokade.

Bentuk dari capacity building yang dilakukan oleh BSMI adalah program beasiswa kepada rakyat Palestina yang berada di Gaza. Beasiswa ini dikhususkan untuk membantu mencetak tenaga medis dengan memfasilitasi studi di berbagai perguruan tinggi kedokteran di Indonesia. Penjemputan para kandidat penerima beasiswa sempat dilakukan bersamaan kepulangan tim kemanusiaan di awal Agustus 2010 membawa dua orang yang akan studi pendidikan dokter spesialis di UI (neurologi) dan UGM (Anestesi). Keluarga-keluarga penerima kandidat beasiswa pun juga diboyong ke Indonesia dan alhamdulillah salahsatu isteri penerima beasiswa melahirkan puteranya di Indonesia. Program beasiswa BSMI terus berlanjut dan 7 Oktober 2011 dua orang siswa SMA asal Gaza tiba di Indonesia berkesempatan mendapat beasiswa studi pendidikan dokter umum di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

BSMI memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk berpartisipasi mendukung program bantuan kepada Palestina melalui donasi melalui rekening BSMI di  BSM no.rek 116 0033 568 dan BNI Syariah di no.rek 260 260 007 atas nama Bulan Sabit Merah Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *