BSMI

BSMI Terjunkan Relawan Medis dan Salurkan Obat-obatan ke Gaza

Tim Kemanusiaan BSMI memasuki perbatasan Rafah, tahun 2012

(Jakarta) – BSMI.OR.ID Serangan militer Israel terhadap warga Palestina di wilayah Gaza sejak dua pekan lalu telah menewaskan lebih 200 warga Gaza dan ribuan luka-luka. Sebagian besar korban berasal dari kalangan sipil terutama wanita dan anak-anak. Sejumlah bangunan dan fasilitas umum tidak luput dari bom udara militer Israel, tidak terkecuali rumah sakit. Akibatnya, RS mengalami kelangkaan obat-obatan dan alat kesehatan seperti RS Al Wafaa yang terkena bom Israel. Oleh karena itu, BSMI sebagai lembaga kemanusiaan yang peduli terhadap permasalahan kemanusiaan baik dalam negeri maupun luar negeri akan kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, Palestina dalam waktu dekat. Bantuan yang akan diberikan antara lain dengan menerjunkan tim relawan medis spesialis serta penyaluran obat-obatan, alat-alat kesehatan, kebutuhan logistik dan dana tunai. Tim kemanusiaan yang akan diberangkatkan berjumlah 11 orang terdiri dari dokter spesialis anastesi, spesialis orthopedi, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, kesehatan masyarakat, ahli logistik dan penerjemah. Penyaluran bantuan ke Gaza untuk kelima kalinya ini merupakan respons dari BSMI atas kondisi Palestina yang luluh lantak setelah digempur secara membabi buta oleh militer zionis Israel. Sedangkan penyaluran bantuan obat-obatan dan alat kesehatan merupakan kebutuhan yang mendesak dari pihak RS Al Shifa Gaza. Permintaan bantuan ini secara resmi dikirim oleh pihak RS Shifa melalui surat elektronik ke BSMI dan ini merupakan bagian dari kerjasama RS Al Shifa da BSMI yang sudah terjalin sejak tahun 2009. Sementara itu, BSMI secara tegas menyatakan sikap untuk mengutuk dan menuntut dihentikannya agresi yang dilakukan Israel terhadap rakyat Gaza. Selain itu, BSMI juga meminta pemerintah Mesir dapat segera mempermudah jalur keluar-masuk bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza yang menjadi korban agresi. Serangan militer Israel dengan pesawat tempur, roket, helikopter, dan senjata lainnya terhadap masyarakat sipil tersebut sangat tidak bisa ditolerir secara hukum, Hak Asasi Manusia, etika, apalagi secara budaya dan agama. BSMI masih terus menggalang dana melalui cabang-cabang BSMI di seluruh Indonesia untuk obat-obatan dan alat kesehatan yang diperlukan khususnya bagi RS Al Shifa dan RS yang tersebar di Gaza. Diharapkan dengan penyaluran obat-obatan dan alat kesehatan ini mampu membantu operasional medis RS dalam penanganan pasien dan mengurangi jumlah korban yang jatuh di Jalur Gaza.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *