BSMI

BSMI Peduli Pengungsi Erupsi Gunung Lokon

BSMI PEDULI PENGUNGSI LOKON. Tim dokter BSMI sedang mendengar keluhan para pengungsi tentang kondisi kesehatanya. Sebagian besar yang dilayani oleh tim dokter adalah anak-anak yang terindikasi ISPA. (Foto:dian)

(Tomohon) Untuk meringankan beban para pengungsi akibat erupsi gunung Lokon, Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) menyalurkan bantuan obat-obatan, susu kaleng, makanan bergizi dan vitamin anak-anak. Bantuan kemanusiaan tersebut diserahkan di dua posko pengungsian yakni di kompleks mesjid Al-Mujahidin, Matani, Tomohon dan di pelataran kelurahan Kakaskasen Tomohon, Selasa (19/7). Selain penyaluran bantuan, tim dokter BSMI juga memeriksakan kondisi kesehatan pengungsi termasuk ibu hamil.

Menurut Ketua BSMI Manado, Awwaludin Pangkey, bantuan ini merupakan upaya BSMI untuk meringankan korban letusan gunung Lokon. “Setelah sebelumnya berkoordinasi dengan dan menghimpun data pengungsi dengan BNPBD dan Dinas Kesehatan Kota Tomohon, BSMI segera memberikan bantuan dan menggelar pelayanan kesehatan di dua posko pengungsi,” kata Pangkey.

Jumlah pengungsi di kompleks mesjid Al-Mujahidin, Matani sebanyak 91 orang (11 KK) dan di Kakaskasen 103 orang dan diperkiran terus bertambah. Sebagian besar para pengungsi terkena penyakit ISPA akibat sanitasi yang tidak cukup memadai di pengungsian. Selain itu, menurut penuturan koordinator posko pengungsi, para pengungsi hingga kini kekurangan vitamin, susu dan selimut untuk tidur anak-anak. Oleh karena itu, BSMI akan terus mengoptimalkan mobile klinik ke sejumlah posko pengungsi yang tersebar di kota Tomohon untuk mengetahui kondisi kesehatannya. (dian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *