BSMI

BSMI Peduli Banjir Panimbang, Banten

Wilayah selatan provinsi Banten terendam banjir, wilayah yang terendam banjir tersebut yaitu kabupaten lebak dan kabupaten pandeglang. Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) memberikan bantuan berupa logistik dan pelayanan kesehatan di lokasi banjir Panimbang. Karena wilayah inimerupakan muara aliran sungai yang menuju ke laut.  Sehingga genangan air akibat banjir diwilayah ini lebih lama surutnya.

Kondisi Lokasi di Panimbang saat kejadian banjir terjadi yaitu;  4 kampung terendam,  di Ds. Mekarjaya ketinggian air mencapai 1 meter dan di Desa Kacer ketinggian air 1,8 meter, sekitar 4000 H sawah terendam banjir dan 400 KK di evakuasi,  1 rumah Janda jompo roboh,  dan Lokasi Pondok Pesantren di Mekar jaya terendam dimana 20 santri putri di evakuasi.

Tim BSMI selama dua hari mengerahkan para relawannya untuk membantu warga di lokasi banjir. Hari pertama yaitu Sabtu (18-2- 2017) tim dari BSMI Banten dengan Bulan Sabit Merah Remaja (BSMR) Nurul Fikri Boarding School membawa bantuan logistik berupa; Sembako(gula, beras,minyak, teh, kecap), Kue kering, Baju pantas pakai, Perabotan rumah,  Mukena, Sajadah, Pampers dan Pembalut. Lokasi yang mendapat bantuan yaitu di Kp. Kacer, Panimbang, Pandeglang.  Bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua Yayasan Nurul Fikri Boarding School Al Ustadz Idris Azhar bersama Adik-adik dari Bulan Sabit Merah Remaja NFBS.

Dalam sambutannya Ust.  Idris mengatakan bahwa “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian siswa-siswi Nurul Fikri Boarding School dalam menghadapi bencana yang terjadi”. Beliau juga berharap bahwa semoga ini merupakan bencana banjir terakhir.  Dalam akhir sambutan beliau memberikan semangat pada masyarakat agar bangkit menghadapi bencana ini dengan bertakbir.

Kepedulian siswa-siswi yang tergabung dalam BSMR Nurul Fikri ini dibentuk dan dibina dari awal.  Hal ini terlihat dalam setiap bencana para siswa langsung menghimpun dana turun langsung ke lokasi bencana. “Rasa kepedulian ini menjadi modal bagi siswa untuk berinteraksi dimasyarakat kelak”  ujar Eqi Baehaqi Pembina BSMR NFBS.

Dalam kesempatan yang sama Tim BSMI dan BSMR NFBS juga bersilaturahiim sekaligus memberikan bantuan ke Pondok Pesantren Darul Bayan berupa sembako,  mukena,  sajadah, gula,  dan kue kering. Bantuan ini diterima langsung oleh pimpinan pondok pesantren.

Pesantren ini berdiri sejak tahun 1985 dan telah meluluskan ratusan santriwati. Pesantren yang terletak di lokasi terpencil ini masih jauh dari perhatian pemerintah. Selain itu bantuan berupa dana dan seperangkat alat sholat juga di berikan langsung kepada janda jompo yang rumahnya roboh akibat banjir.

Sedangkan hari kedua yaitu Minggu (19-02- 2017) tim dari BSMI Kabupaten Serang membuka Posko Kesehatan di lokasi bencana banjir yaitu di Kp. Kebon Jamud Desa Panimbang Jaya Kec. Panimbang . Rupanya walaupun hujan dari semenjak pagi hingga sore, tidak menyurutkan semangat para relawan untuk memberikan pelayanan kesehatan. Tim pada hari kedua ini terdiri dari tiga relawan medis dan empat relawan umum. Warga sekitar pun sangat antusias untuk diperiksa kesehatannya. Itu terlihat dari jumlah yang berobat hari itu mencapai 82 orang, yang terdiri dari orang dewasa, anak-anak dan balita. Pemeriksaan dan pengobatan dilakukan oleh dr.Devid Firmansyah dibantu oleh relawan medis dan umum lainnya.

“Warga kami RT03/04 sejumlah 64 KK sebagian besar adalah nelayan dan andalan kami adalah KIS, tetapi masih banyak masalah seperti nama yg sama,tanggal lahir yang salah sehingga saat mau berobat warga kami mengalami masalah administrasinya, terima kasih kpd Bpk / Ibu BSMI yg berkenan melayani pemeriksaan kesehatan warga kami ini”; ujar Suherwin Ketua RT03/04 dengan penuh haru.

Selain melakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis, BSMI juga membagikan buku tulis untuk anak-anak yang ternyata disambut gembira oleh mereka. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga yang terkena musibah banjir dan tak patah semangat dalam menghadapi musibah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *