BSMI

Resensi Buku, Penulis dari Relawan

oleh : Dr Prita Kusumaningsih, SPOG

BEDAH BUKU DR PRITA. (ka-ki) Dr Prita Kusumaningsih,SpOG, Anneke Putri (Artis), Ian Hamzah (Editor), dalam bedah Buku

Sekitar seratusan hadirin sudah memadati ruang Anggrek di Istora Senayan.  Tidak semua ibu muda, karena bapak muda juga hadir dalam jumlah yang sebanding.  Dan tentu tidak semuanya hamil, karena yang sedang mengidamkan kehamilan yang sehat (belum nikah atau sudah nikah tapi belum hamil) pun ikut menyimak acara bedah buku kali ini. Beberapa anak berlarian dan sebagian lagi bermain di lantai berkarpet biru itu.

Itulah sekilas suasana bedah buku Membentangkan Surga di Rahim Bunda yang terselenggara sebagai salah satu mata acara di Islamic Book Fair pada Sabtu, 10 Maret yang lalu.  Sebelum acara dimulai, bu Retno Wulan (id. ianaja.multiply.com) dari penerbit Qultum Media yang juga editor buku saya ,  mendahului mencairkan suasana dengan beberapa kuis.  Tentu saja bagi yang menjawab kuis dengan benar ada hadiahnya.  Tak tanggung-tanggung, ada 10 buku terbitan Qultum Media yang sore itu dibagikan gratis buat para hadirin.

 

Suatu kebetulan yang unik karena ternyata baik saya, bu Ian, maupun bu Anneke Putri sebagai MC sama-sama bergaun dan berkerudung ungu! “The Three Violet Mother” jadinya.  Karena ketiga perempuan yang sedang di panggung ini kesemuanya sudah merasakan asam garamnya hamil dan melahirkan. Bahkan, bu Anneke selain punya pengalaman melahirkan normal juga pengalaman keguguran, dan pengalaman melahirkan lewat operasi.  Bu Ian punya pengalaman melahirkan bayi besar.  Saya?  Apa ya…..? Paling-paling punya pengalaman hamil dan melahirkan lima kali.  Alhamdulillah.

Tidak seperti acara bedah buku lain, karena buku ini memaparkan seluk beluk menjalani kehamilan yang sehat dan menyenangkan, maka saya tetap menggunakan slide-slide untuk memperjelas pemahaman.  Sudah kebiasaan…presentasi tanpa gambar-gambar terasa kurang lengkap.

Tibalah waktu dialog.  Bu Anneke langsung menuju ke kursi hadirin untuk mendengarkan curhatan peserta.  Seorang penanya dengan terisak langsung menceritakan dan berharap solusi tentang keguguran yang baru dialaminya.   Demikian juga yang lain menimpali dengan keinginan melahirkan tanpa rasa sakitnya.  Seorang lagi mempertanyakan, sudah menyusui dengan baik tapi kok tetap hamil? Tenang-tenang, semua penanya dapat hadiah, kok.   Dan semoga jawaban dari setiap pertanyaan tersebut dapat saya posting secara khusus. *doakan!*

Di akhir acara, bu Anneke berduet dengan suami tercintanya menghadiahkan sebuah lagu ciptaannya.  Ini sebagai dedikasi untuk para ibu baik di Indonesia maupun di Palestina, begitu prolognya.  Memang sampai saat ini BSMI sebagai penyelenggara acara ini tetap menaruh perhatian terhadap Palestina.  Perhatian yang konstan namun terus terlaksana, yaitu membantu pendidikan SDM Palestina dengan memberikan beasiswa terhadap 2 orang dokter dan 2 orang pelajar asal Gaza.

Namun sangat disayangkan dan juga hendaknya menjadi kewaspadaan agar tidak terulang lagi.  Meskipun event ini bertajuk “Islamic”, tidak semua pengunjung berakhlak islami.   Ada seorang relawan BSMI yang (lalai) meninggalkan tasnya di meja pendaftaran, dan masuk ke dalam ruangan untuk bergabung saat sesi book signing. Betapa terkejutnya dirinya saat kembali ke posnya mendapati tasnya telah raib! Si pencoleng memanfaatkan suasana yang ramai untuk beraksi!  Semoga mendapatkan ganti yang lebih baik ya, mbak.(nin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *