BSMI

Banjir Bandang Terjang Trenggalek

(Trenggalek – BSMI.OR.ID) Banjir bandang yang berlangsung hanya beberapa jam di  sejumlah wilayah Kabupaten Trenggalek mengakibatkan kerugian material hingga Rp15 miliar.

“Angka ini (Rp15 miliar) masih sementara. Sebab inventarisir masih terus kita lakukan,“ ujar Bupati Trenggalek Mulyadi WR saat membagikan sembako kepada korban banjir di SMPN 01 Kampak, Sabtu (21/5/2011).

Selain fasilitas umum berupa jalan dan jembatan, banjir yang berasal dari luapan sungai yang tak mampu menampung curah hujan itu juga merusakkan sejumlah jaringan sistem pengairan. Derasnya air membuat infrastruktur bangunan menjadi berantakan.  Diluar itu semua, ketinggian air yang mencapai lebih dari 1 meter itu  membuat ratusan hektare sawah bertanaman padi dipastikan gagal panen.  “Ini menjadi salah satu estimasi kerugian yang kita derita begitu tinggi,“ sambung Mulyadi.

Hujan deras yang berlangsung Kamis malam lalu, membuat debet air di hampir semua sungai meningkat. Pada Jumat (20/5) dini hari air menyerbu ke permukiman warga. Ada delapan kecamatan dengan belasan desa yang terendam banjir. Bahkan beberapa bangunan rumah warga yang tidak kuat menerima terjangan ini, nyaris roboh.

Sementara itu, hingga saat ini banjir bandang telah benar-benar surut.  Selain sembako, bantuan yang dibutuhkan warga saat ini adalah air bersih untuk membersihkan tempat tinggal. Namun kendati demikian Kabag Humas Pemkab Trenggalek Yoso Mihardi mengimbau warga untuk tetap waspada. Hal itu mengingat hujan masih juga turun. “Kita berharap tidak ada banjir susulan, “ujarnya singkat.(okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *